Kamis
Arti kepulangan di alam roh
Oleh : Kevin Williams
Artikel ini adalah
kesimpulan dari
penelitian Kevin
Williams terhadap
dokumentasi
pengalaman mati
suri(NDE) dan juga
pengalaman-
pengalaman dari
para medium
physics/paranormal,
dan ahli regresi
hipnosis tentang
proses kepulangan
kita di alam roh.
Dokumentasi
pengalaman-
pengalaman ini
menunjukkan bahwa
di alam roh kita akan
disambut oleh orang-
orang terkasih,
keluarga dan
sahabat yang telah
mendahului kita. Kita
akan merasakan
kepulangan
sebenarnya dan rasa
sukacita. Berikut
adalah beberapa
dokumentasi dari
pengalaman-
pengalaman
tersebut.
Pengalaman mati
suri Betty Bethard:
Ketika Anda mati
Anda akan terlebih
dahulu disambut oleh
orang-orang terkasih
agar Anda dapat
memahami apa yang
telah terjadi. Ada
perayaan besar,
seperti pesta ulang
tahun, yang
menyambut
kedatangan Anda.
Keluarga dan teman-
teman yang telah
pergi sebelum Anda
berada di sana untuk
merayakan
kedatangan Anda.
Selalu ada kesan
yang baik pada saat
peralihan Anda.
Bahkan orang-orang
yang dalam hidupnya
lebih banyak
mementingkan diri
sendiri akan
mengetahui dan
memahami sukacita
tersebut. Apa pun
yang Anda telah
taburkan akan Anda
tuai dalam bentuk
strukturisasi
pengalaman dan
pelajaran yang terus
berlangsung di sisi
lain. Tetapi beberapa
hari pertama setelah
kematian, Anda
diijinkan untuk tetap
bersama dengan
orang yang
mengasihi Anda
sebelumnya. Anda
dapat melihat orang-
orang yang
ditinggalkan untuk
mendengar pikiran
dan kata-kata
mereka. Enam
minggu pertama kita
tinggal sangat dekat
dengan orang yang
kita kasihi di Bumi …
Setelah enam
minggu pertama
jiwa kemudian akan
bertemu dengan apa
yang disebut dewan
roh yang penuh
kasih. Dewan ini
terdiri dari guru dan
makhluk yang lebih
tinggi yang telah
mengiringi
perjalanan kita.
Makhluk-makhluk ini
membantu Anda
meninjau kehidupan
masa lalu Anda,
untuk mulai melihat
apa yang telah
dipelajari dan belum
dipelajari, dan apa
yang Anda ingin
perbaiki atau
lakukan dari titik ini.
( Betty Bethards )
Pengalaman mati
suri Ned Dougherty:
Saya menoleh ke
kanan, lalu saya
menyadari hadirnya
sekelompok makhluk
rohani dengan kami
di alam roh.
Peristiwa ini
memang seperti
sebuah kepulangan
bagi saya. Di antara
kelompok makhluk
rohani tersebut, saya
mengenali beberapa
teman-teman dekat
dan kerabat yang
telah meninggal
sebelumnya. Saya
juga mengenali
teman-teman lain
dari kehidupan
rohani saya sebelum
kelahiran saya di
Bumi. Saya dipenuhi
dengan sukacita
ketika saya
mengenali kakek-
nenek, bibi, dan
paman saya yang
telah meninggal
sebelumnya. Namun,
saya kecewa karena
saya tidak melihat
Ayah saya di antara
kelompok ini. Saya
kemudian mengenali
teman-teman lain
dari hidup saya,
termasuk seorang
teman wanita
sewaktu SMA. Saya
tidak tahu bahwa dia
telah meninggal.
Perasaan cinta,
sukacita dan berbagi
dengan kerabat dan
teman-teman ini
jauh melampaui
emosi saat berbagi
dengan mereka
selama hidup saya.
Sebagai anak dari
seorang pecandu
alkohol dan broken
home, saya tidak
pernah
berkomunikasi
tentang perasaan
saya kepada sanak
keluarga atau teman
dekat. Bahkan, saya
tidak sadar bahwa
saya punya perasaan
itu. Sebagian besar
perasaan saya
tersembunyi di
dalam. Ketika saya
berada di tempat
kepulangan saya
sebagai makhluk
rohani,
penyambutannya
adalah seperti yang
saya bayangkan
terjadi seperti dalam
keluarga yang
bahagia. Ini seolah-
olah kami sedang
merayakan setiap
liburan besar, setiap
kelahiran dan ulang
tahun, setiap
peristiwa indah
dalam semua
kehidupan kita
dengan cara yang
kita tak pernah bisa
merayakan sebagai
manusia. Saya ingin
perayaan dan
kepulangan ini
berlanjut untuk
selamanya, tetapi
kedamaian tersebut
tiba-tiba berubah
menjadi keriuhan
ketika saya harus
kembali ke tubuh
fisik saya. ( Ned
Dougherty )
Pengalaman Sylvia
Browne seorang
cenayang/medium
psikis:
Kebanyakan orang,
yang pergi melalui
proses surgawi,
pergi melalui
terowongan dan
menuju cahaya
Tuhan. Mereka
pulang ke tempat
mereka berasal di
sisi lain. Di sini,
mereka akan
bertemu kembali
dengan keluarga dan
teman-teman yang
telah pergi sebelum
mereka. Setelah
pertemuan itu,
kebanyakan dari kita
akan dibimbing oleh
roh pemandu kita
untuk menuju
sebuah bangunan di
sisi lain yang disebut
Kuil Kebijaksanaan.
Dalam ruangan yang
suci ini, kita melihat
kilas balik hidup kita
sebelumnya …
Ketika seseorang
selesai
menyesuaikan diri
dengan transisi
tersebut, mereka
dapat mengunjungi
suatu tempat yang
disebut Aula
Rekaman Kehidupan
dimana disimpan
data historis seperti
bagan dari
kehidupan masa lalu
setiap orang. Tempat
lain yang indah
adalah Kuil Keadilan
di mana orang-orang
pergi menghadap
Dewan Tetua yang
merupakan
kumpulan roh
tingkat tinggi, juru
bicara Tuhan yang
membantu kita
memutuskan
bagaimana untuk
mendapatkan
kemajuan yang lebih
jauh di alam roh.
( Sylvia Browne )
Pengalaman Mati
suri Betty Eadie :
Hidup tidak berakhir
ketika kita mati.
Kematian adalah
kelahiran kembali ke
dalam dunia roh
penuh cahaya dan
cinta, sebuah transisi
dari fisik hingga
spiritual yang tidak
lebih menakutkan
atau menyakitkan
daripada berjalan di
antara dua kamar
melalui pintu yang
terbuka. Ini adalah
kegembiraan pada
kepulangan ke
rumah alami kita.
(Betty Eadie)
Pengalaman George
Anderson seorang
medium psikis:
Menurut apa yang
mereka katakan,
kita pergi melalui
tingkat kesadaran
yang berbeda. Kita
bekerja dengan jalan
masing-masing kita
ke atas. Ini seperti,
untuk naik ke kelas
dua belas, Anda
harus lulus melalui
tingkat kesebelas.
Ketika kita pergi, kita
masuk ke
terowongan, kita
dapat pergi melalui
tingkat yang sedikit
lebih gelap dari
terowongan ini, yang
dapat mewakili
bentuk neraka atau
api penyucian,
karena ini adalah dua
tingkat negatif, atau
yang lebih gelap.
Tapi kalau kita sudah
menjadi orang yang
baik, kita umumnya
hanya melewati
mereka dengan
sangat cepat dan
kemudian kita
melanjutkan melalui
tingkat ketiga dan
keempat tingkat
kesadaran, di mana
orang-orang rata-
rata seperti kita
pergi – tidak semua
orang dapat menjadi
Bunda Teresa, yang
mungkin akan pergi
ke tingkat lebih
tinggi. Ketika kita
melalui tingkat ini
kita bertemu
kerabat dan teman-
teman kita yang
menyambut kita di
ujung terowongan,
seperti dalam film
Resurrection, di
mana mereka
menunggu kita dan
membawa kita ke
dalam cahaya. Dan
ada bentuk seperti
peremajaan rohani,
seperti reuni, seperti
pesta. Kita
mengenali satu sama
lain melalui
kepribadiannya.
Seperti kita semua
secara individu
memilikinya, sidik
jari yang unik, kita
masing-masing
memiliki kepribadian
yang sangat unik.
( George Anderson )
Penelitian NDE Dr
Elisabeth Kubler-
Ross :
Seluruh anggota
keluarganya berada
di dalam mobil yang
sedang dalam
perjalanan untuk
menjemputnya
ketika terjadi
kecelakaan tragis
yang membakar
seluruh keluarganya.
Ia kemudian menjadi
sangat tertekan dan
tidak percaya bahwa
ia tiba-tiba menjadi
seorang diri, dan
tiba-tiba menjadi
tidak memiliki anak,
hidup tanpa satupun
kerabat dekat. Dia
menyatakan total
ketidakmampuannya
untuk mengatasi hal
tersebut. Ia
menceritakan
bagaimana dia telah
berubah dari orang
yang berorientasi
pada penghasilan,
bersikap baik, suami
kelas menengah dan
seorang ayah yang
baik menjadi
seorang
gelandangan, yang
mabuk setiap hari
dari pagi hingga
malam,
menggunakan obat-
obatan dan mencoba
bunuh diri dengan
segala cara, tapi
tidak pernah mampu
berhasil. Kenangan
terakhirnya adalah
bahwa setelah dua
tahun hidup
menggelandang, ia
terbaring di jalan
tanah di tepi hutan,
mabuk, dan
berusaha untuk
bunuh diri agar dapat
berkumpul kembali
dengan keluarganya.
Ia tidak ingin hidup,
bahkan tidak
memiliki tenaga
untuk bergerak
keluar dari jalan
ketika ia melihat
sebuah truk besar
yang datang ke
arahnya dan
menabraknya.
Pada saat itu ia
seolah melihat
dirinya tergeletak di
jalan, menderita luka
parah, ketika ia
sedang mengamati
seluruh tempat
kecelakaan dari atas
tempat kejadian.
Pada saat itu
keluarganya muncul
di hadapannya,
dalam pancaran
cahaya rasa cinta
yang luar biasa. Ia
melihat senyum
bahagia di wajah
mereka, yang
membuat dia sadar
akan kehadiran
mereka, mereka
tidak berkomunikasi
secara verbal tetapi
dalam bentuk
telepati, mereka
berbagi kegembiraan
bersamanya dan
kebahagiaan atas
keberadaan mereka
sekarang. Ia tidak
dapat
memberitahukan
berapa lama reuni ini
berlangsung. Dia
begitu terpesona
oleh keadaan
keluarganya,
keindahan mereka,
cahaya mereka dan
total penerimaan
dari situasi saat itu,
dan cinta mereka
yang tanpa syarat. Ia
berjanji untuk tidak
bergabung dengan
mereka saat itu, tapi
untuk kembali
masuk ke tubuh
fisiknya sehingga ia
bisa berbagi dengan
dunia apa yang dia
telah alami. Ini akan
menjadi suatu
bentuk penebusan
untuk dua tahun
kesalahannya yang
mencoba untuk
meninggalkan
kehidupan fisik.
Sesaat setelah
berjanji ia melihat
sopir truk membawa
tubuh-nya yang
terluka parah ke
dalam mobil. Dia
melihat ambulans
yang bergegas
datang ke lokasi
kecelakaan itu,
kemudian ia dibawa
ke ruang gawat
darurat rumah sakit
dan akhirnya ia
masuk kembali ke
tubuh fisiknya, lalu
berusaha melepas
tali yang mengikat di
sekelilingnya dan
berjalan keluar dari
ruang gawat
darurat. Dia tidak
pernah menderita
efek samping dari
penyalahgunaan
narkoba dan alkohol.
Dia merasa
disembuhkan dan
utuh, dan membuat
komitmen bahwa ia
tidak akan
meninggal sampai ia
memiliki
kesempatan untuk
berbagi tentang
pengalaman
kehidupan setelah
kematian dengan
sebanyak mungkin
orang yang bersedia
mendengarkan.
Kemudian setelah ia
membaca sebuah
artikel di koran
tentang penampilan
saya di Santa
Barbara ia mengirim
pesan ke auditorium.
Dengan
mengizinkannya
untuk berbagi
dengan pemirsa
saya, ia mampu
memenuhi janji yang
dibuatnya pada
waktu kematiannya
yang singkat
tersebut. ( Dr.
Elisabeth Kubler-
Ross )
Penelitian Aziz
Khabirpour tentang
NDE:
Pertemuan dengan
sahabat dan kerabat
selama NDE adalah
hal yang umum, dan
sering mempunyai
efek yang besar
pada orang tersebut
sesudahnya. Orang-
orang yang mereka
jumpai biasanya
adalah anggota
keluarga atau
teman-teman yang
sangat dekat. Orang-
orang ini, dalam
bentuk makhluk-
makhluk rohani,
biasanya ada untuk
melindungi atau
untuk menjadi
pemandu. Tidak
selalu hal umum bagi
orang untuk melihat
mereka, tetapi
biasanya mereka
lebih banyak hadir
‘. Contoh : Seorang
wanita yang
bertemu
keluarganya ketika
ia meninggal merasa
bahwa mereka telah
datang untuk
melindungi atau
membimbing saya. Ia
merasa seolah-olah
saya kembali ke
rumah, dan mereka
di sana untuk
menyapa atau
menyambutnya.
Saat itu, ia
merasakan segala
sesuatu menjadi
bercahaya dan indah.
Ini adalah saat yang
indah dan mulia. Ada
juga dokumentasi
yang melaporkan di
mana mereka
dipandu oleh hewan
peliharaan yang
pernah dimilikinya
dulu. Orang-orang
yang ditemui
biasanya adalah
orang-orang yang
memainkan peran
penting dalam
kehidupan
seseorang. Orang-
orang yang terlihat
sering kali
digambarkan
sebagai belahan
jiwa. Jadi, ini
menunjukkan
bagaimana hanya
orang-orang yang
memiliki ikatan
khusus dalam
kehidupan ini, yang
akan kita jumpai di
akhirat. ( Aziz
Khabirpour )
Pengalaman mati
suri Michelle Dillon :
Dan kemudian saya
berada di rumah, dan
saya tahu itu adalah
kepulangan saya dan
saya tidak takut.
Saya melihat banyak
orang yang saya
kenal, beberapa di
antaranya saya
kenal lama, dan
banyak yang saya
tahu adalah
“terkait” tapi
bukan itu yang
penting. Yang
penting adalah
bahwa saya
MENGETAHUI mereka
dan mereka
MENGETAHUI saya
dan kami tidak
berkata apa-apa.
Kami punya
semacam perasaan
satu sama lain hanya
saja tidak diucapkan
dalam kata kata.
Tetapi saya belum
pernah merasakan
kegembiraan dalam
penyambutan
seperti ini
sebelumnya, saya
merasa sangat
dicintai, dan benar-
benar mencintai.
( Michelle Dillon )
Pengalaman mati
suri Randy Gehling:
Randy bisa
mendengar musik
yang indah di suatu
tempat di kejauhan.
“Tidak jauh dari
situ, saya bisa
melihat sebuah
jembatan dengan
seseorang yang
berdiri di atasnya.
Setelah melewati
jembatan tersebut,
saya melihat sebuah
kota dengan menara
emas seperti istana-
istana di Eropa.
Seluruh kota tampak
bersinar dengan
cahaya yang melesat
ke langit seperti
lampu sorot raksasa.
Saya bisa melihat
beberapa kubah di
kota berwarna
merah, yang lain
berwarna emas, dan
beberapa lainnya
berwarna biru. Pintu
gerbang dan tembok
kota tampaknya
terbuat dari cahaya
biru, merah, dan
ungu. ” Randy
bertanya pada Areo
apakah mereka akan
mengunjungi kota
tersebut. Malaikat
mengangguk. “Itu
adalah rumah baru
untuk Anda,
Randy.” Mereka
mulai berjalan ke
arah jembatan
menuju ke kota, dan
Randy melihat
bahwa pria yang
sedang berdiri
menunggu mereka
adalah kakeknya
Hansen. Randy
berlari menuju ke
kakeknya dan
merasakan
lengannya yang
memeluknya. Kakek
Hansen menjadi
petani selama
hidupnya di
Minnesota. Dia telah
meninggal ketika
Randy berusia enam
tahun. Randy
bertanya kepada
kakek tercinta
apakah ia bisa
tinggal bersamanya
di surga. “Suatu
hari kelak,” ucap
Kakek Hansen
padanya. “Tapi
tidak sekarang.” ia
mengatakan
kepadanya bahwa
dia masih memiliki
beberapa hal untuk
dipelajari di Bumi.
( Randy Gehling )
Pengalaman mati
suri Laurelynn
Martin:
Saat saya sedang
mengagumi
keindahan cahaya
itu, saya tertarik
untuk mendekat,
merasakan
kehangatan, kasih
yang tak terhingga
dan kedamaian
abadi. Saya merasa
seolah-olah berada
di rumah dan dalam
cahaya. Sebelum
saya lebih jauh
tenggelam dalam
cahaya, saya
menyadari hadirnya
banyak roh. Mereka
mengelilingi saya,
memeluk dan
mendukung
perjalanan saya
dengan kelembutan,
pengetahuan dan
bimbingan. Saya
merasa bahwa salah
satu dari mereka
mulai mendekati
saya dari sisi atas
kanan saya.
Kehadiran yang
akrab semakin dekat
dan perasaan saya
berubah menjadi
sangat
menyenangkan
ketika saya
menemukan bahwa
ia adalah adik ipar
saya yang berumur
tiga puluh tahun,
yang meninggal
tujuh bulan
sebelumnya karena
kanker. Inti
keberadaan saya lalu
bergerak
menemuinya. Saya
tidak bisa melihat
dengan mata atau
mendengarkan
dengan telinga saya,
tapi saya secara
naluriah tahu bahwa
itu adalah “Wills.”
Aku melihat ia
tersenyum,
mendengar tawa
dan merasakan
leluconnya.
Kelihatannya tidak
masuk akal, tapi itu
sangat masuk akal.
Kami terpisah tapi
kami juga adalah
satu. Seolah-olah
saya pulang
kerumah dan adik
iparku berada di sini
untuk menyambut
saya. Aku langsung
berpikir betapa
senang aku akan
bersama dia, karena
sekarang aku bisa
kembali melihatnya.
Saya merasa sedih
saat itu dan sedikit
merasa bersalah
karena tidak
meluangkan waktu
dari jadwal saya
yang sibuk untuk
berbicara hati ke hati
dengan dia ketika ia
memintanya. Saya
sadar bahwa saya
tidak dihakimi oleh-
nya, tetapi oleh
diriku sendiri. Saya
melihat bahwa
semua prestasi, uang
atau pengakuan di
dunia ini tidak akan
dibawa ketika Anda
mati. Satu-satunya
yang Anda bawa
dengan diri Anda
adalah cinta yang
Anda berikan pada
orang lain.
( Laurelynn Martin )
Pengalaman mati
suri Karen
Schaeffer :
Saya segera berada
di tempat kedamaian
yang paling indah
yang pernah saya
tahu. Kakek ku,
orang yang telah
saya kenal dalam
kehidupan
sebelumnya, dan
seorang pembimbing
yang siap untuk
membantu saya
dalam masa transisi.
Mereka
menceritakan
tentang kecelakaan
tersebut dan
menunjukkan
tempatnya. Itu
adalah waktu saya
untuk pulang ke
rumah kata mereka.
Tempat tersebut
diliputi oleh cinta dan
kebahagiaan. ( Karen
Schaeffer )
Penelitian
berdasarkan regresi
dari Dr Michael
Newton:
Setelah kematian
fisik, perjalanan jiwa
kembali ke rumah
berakhir dengan
debarkasi ke ruang
untuk kelompok jiwa
mereka, selama
mereka bukanlah
jiwa yang masih
sangat muda atau
terisolasi karena
alasan lain. Jiwa-
jiwa yang dihadirkan
dalam kelompok-
kelompok ini adalah
teman-teman akrab
lama yang memiliki
tingkat kesadaran
yang sama. Anggota
kelompok jiwa yang
sama bersatu
dengan erat untuk
selamanya.
Kelompok jiwa yang
terjalin erat ini
sering terdiri dari
jiwa yang berpikiran
sama dengan tujuan
yang sama dengan
terus-menerus
bekerja satu sama
lain. Biasanya
mereka memilih
hidup bersama
sebagai saudara dan
teman dekat selama
inkarnasi di Bumi. (Dr
Michael Newton)
Pengalaman mati
suri Barbara Springer
:
Saya kemudian
menyadari adanya
makhluk surgawi
yang bercahaya.
Saya seolah-olah
merasakan
kehadiran Tuhan.
Makhluk ini memiliki
cahaya yang
terpancar dari
padanya dan dia
memeluk saya. Dan
ketika ia memeluk
saya, saya bisa
merasakan cinta
yang sangat kuat. Ini
adalah kasih
terbesar yang ada di
alam semesta. Tidak
ada kasih yang lebih
besar. Itu adalah
cinta yang absolut,
total, nyata, besar,
dan Menyeluruh.
Saya merasakan
cinta di sekeliling
saya. Saya
merasakan itu
mengalir melalui
saya. Tidak ada
kata-kata. Saya
tidak dapat
menemukan kata-
kata yang tepat
untuk menjelaskan
bagaimana saya
merasakannya saat
itu. Besarnya
sukacita yang saya
rasakan. Besarnya
cinta yang diberikan.
Saya merasa seolah-
olah kembali ke
rumah
sesungguhnya. Saya
mengetahui bahwa
ini adalah tempat
dari mana saya
berasal. Meskipun
saya mencintai Bumi
dan saya suka
tinggal di sini. Tapi
ketika saya bertemu
dengan makhluk
cahaya ini, saya tahu
bahwa saya telah
pulang ke rumah.
( Barbara Springer )
Pengalaman mati
suri Barbara Marie:
Dan kemudian ada
saat ketika sedang
dipeluk oleh cinta
dan kedamaian dan
ketenangan dan
mengetahui bahwa
saya telah mencapai
tujuan akhir saya,
bahwa ini benar-
benar rumah
sesungguhnya. Yang
memberi arti baru
untuk kata
“rumah.” Ini
adalah menyadari
darimana kita
sesungguhnya
berasal. Ini adalah
tempat di mana ia
ingin selalu berada.
( Barbara Marie )
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar