Rabu

Penyakit kambuhan para pejalan kebenaran

Terlalu sering berbicara atas nama kebenaran yang dipelajarinya Tanpa sadar pembandingan lewat penilaian persepsi pun keluar juga Tadinya hanya ingin berbagi sesuatu yang indah tentang kebenarannya Namun tanpa disadari terlena menjadi penghakiman atas pejalan lainnya Kejujuran adalah harta termahal dari sebuah penyelaman ke dalam diri Pembenaran adalah nama lain kejujuran yang dibungkus ego benar sendiri Tiada disangka tadinya sangat lurus dalam sifat menghargai dan rendah hati Sekarang menjadi emosi karena pejalan lain menjadi liar menyerang diri Tiada yang kebetulan datang kepada seorang pejalan yang mencari kebenaran Setiap yang datang hanyalah permainan tuk buktikan sedalam mana ketenangan Nyatanya bukan kejujuran yang dijadikan pondasi malah emosi jadi pembenaran Sekali lagi penyakit kambuhannya muncul dan butuh terapi lagi tuk penyadaran Berjalan di hutan kehidupan pasti menemukan begitu banyak monyet pikiran Sering bergelantungan terkadang mengganggu perjalanan dengan gangguan Ketenangan sebenarnya dilatih ketika berjalan di tengah hutan maya kehidupan Terganggu dengan monyet pikiran nyatanya masih belum melampui pikiran Setiap perjalanan memiliki kadar gangguan dari setiap monyet pikiran di jalan Ada yang bertingkah bergaya menyebalkan sembari meledek cara penyelaman Ada pula yang bertingkah seakan lebih tahu kebenaran dari pejalan kebenaran Semua itu adalah pelengkap sempurna untuk mengamati dalamnya ketenangan Bila masih terpengaruh oleh suasana dan teriakan dari pinggiran jalan yang ada Yang jujur di hatinya akan melihat dengan terbuka dirinya masih terganggu juga Keterbukaan menuntun untuk belajar mencari cara melampaui keributan yang ada Dalam kejujuran saja pejalan kebenaran bisa melihat ego dan emosi sebening kaca Perjalanan masih terus berlangsung selama badan raga masih diberi nafas berada Artinya penyakit kambuhan untuk jatuh ke dalam gangguan yang sama masih ada Tanpa penjaga kewaspadaan diri dan keterbukaan hati para pejalan kebenaran sunya Nada penghakiman dan ego pembenaran dibalut emosi kebenaran jatuhkan jiwa Hanya keterbukaan hati dan kejujuran diri yang bisa memasuki ketenangan jiwa Hanya kerendahan hati dan sikap tidak menghakimi yang bisa hening di dalamnya Hanya kewaspadaan diri yang tidak menilai orang lain dari persepsi pikirannya saja Yang bisa memasuki keheningan dan ketenangan menuju alam Kasih satu adanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar